SISTEM PEMETAAN PENYAKIT DENGAN MENGGUNAKAN GIS DI DINAS KESEHATAN KOTAMADYA PEKANBARU

  • hendry fonda fonda Program Studi Sistem Informasi STMIK Hang Tuah Pekanbaru
  • Muhardi Yudie STMIK Hang Tuah Pekanbaru
  • Andri Fadhillah
Keywords: Mapping Systems, GIS, Diseases

Abstract

Disease Information System is one of the important information in mentukan public health level in Indonesia. Masyaraka characteristics that occur are very diverse. There is caused by level of education, level of poverty, or the environment as a result of which were in the area more. Therefore, the information system disease is an early stage penencegahan increase in morbidity, to reduce and minimize morbidity then in need of medicines. One component of the system that can be used is a Geographic Information System (GIS). GIS can be used at any stage of the allocation of drugs. Designing disease area designed using the Waterfall model with the following steps: Requirements Definition, System and Software Design, Implementation and Unit Testing, Integration and System Testing, Operation and Maintenance. This study aims to map the spread of the disease in the district of Pekanbaru so that it can be used to determine areas that require allocation of appropriate medicines in order to prevent more quickly.

Keywords: Mapping Systems, GIS, Diseases

 

ABSTRAK

 

Sistem Informasi Penyakit Merupakan salah satu informasi yang penting dalam mentukan tingkat kesehatan di masyarakat Indonesia. Karakteristik masyaraka yang terjadi pun sangat beragam. Ada yang disebabkan oleh tingkat pendidikan, tingkat kemiskinan, ataupun akibat lingkungan yang berada di daerah lebih tersebut. Oleh karena itu, sistem informasi penyakit merupakan tahap awal penencegahan peningkatan angka kesakitan, untuk mengurangi dan memperkecil angka kesakitan maka di butuh obat-obatan. Salah satu komponen sistem yang dapat digunakan adalah Sistem Informasi Geografis (SIG). SIG dapat dimanfaatkan pada setiap tahapan alokasi obat-obatan. Perancangan wilayah penyakit dirancang dengan menggunakan model Waterfall dengan langkah-langkah berikut: Requirements Definition, System and Software Design, Implementation and Unit Testing, Integration and System Testing, Operation and Maintenance. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan daerah penyebaran penyakit di Kabupaten Pekanbaru sehingga dapat digunakan untuk menentukan daerah yang membutukan alokasi obat-obatan yang tepat agar dapat mencegah lebih cepat.

 

Kata Kunci : Sistem Pemetaan, GIS, Penyakit

References

Sommerville, Ian. 2011. Software Engineering. Massachusetts: Pearson Education, Inc.

Sujarweni, V. Wiratna. 2014. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Syaer Syaffrudin dkk. 2011. Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jakarta : buku kesehatan.

Triandini, Evi dan I Gede Suardika. 2012. Step By Step Desain Proyek Menggunakan UML. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Turban, Efrain, 2009, Decision Support System and Intelligent System, Penerbit Andi, Yogyakarta

Undang-Undang Peraturan Meteri Kesehatan No. 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat
Published
2017-09-22